the ordinary people


diam

Diam…

Sunyi, tenang…

Dalam diammu tersimpan sejuta kisah

Kesedihan terkubur dalam sepi

Kebahagiaan kau hembuskan dengan tenang

Bibir menutup rapat

Hanya mata yang sanggup bicara

Tentang apa yang kau rasa

Rasa yang mungkin takkan pernah terucap….

 


Lelah

Tanpa kusadari peluh mulai membasahi tubuhku yang telah merasa lelah

Lelah kuberjalan tanpa tahu arah yang pasti

Ku hanya mengikuti kata hatiku

Ku tak tahu sampai kapankah diriku mampu bertahan

Di gurun yang luas ini sendiri

Tapi aku masih punya kesempatan tuk meninggalkan tempat ini

Mungkin sang surya & bintang di langit dapat menunjukkan arah tuk pulang ….


bagai ikan dalam aquarium

hiks..hiks..hiks…

akhirnya saat nya tiba juga.

mulai besok diriku nempatin ruangan kantor ini sendirian.

“ikan koki kesepian di dalam aquariumyang dingin ” seperti itulah diriku dalam beberapa waktu nanti.

good luck yach…. :)


hari ke-4

hmmmm……ternyata pagi ini hari ke 4 aku nempatin ruangan baru di kantor.

kayaknya masih butuh penyesuaian.

banyak hal yang berbeda dengan suasana di ruang kantor sebelumnya.

kalo di ruangan yang lama mau gedebak gedebuk ga masalah, tapi kalo sekarang ……..wuuuuuuuihhhhh beda bgt

secara sekarang t4ku sebelahan dengan ruang pengelola jadi “aktivitas & kreativitas”agak terhambat.

yaa masih beruntung yg duduk di deketku bisa diajak “rame”.hehehe

lumayanlah buat ngurangin stress.

aku amat2in kok aku ngerasa kayak ikan mas koki di dalam aquarium ya??

hahahahaha

secara partisi ruangan pake kaca jadi kalo duduk didalam ruangan trus diliat dari luar kyk ikan koki deeeeeeh.hahahahha


hujan

Hujan turun menyirami bumi

Yang tlah lama kehausan

Yang tlah lama merindukan anugrah Ilahi ini

Aroma tanah yang telah terpuaskan rindunya

Menenangkan jiwa insan yang galau

Menyejukkan hati yang panas terbakar emosi

Insan yang terluka hatinya berharap

Kepedihan hatinya hanyut bersama air hujan

Dan menyisakan sedikit harapan baginya tuk dapat melangkah lagi

 


arti sahabat

 

Hati yang mendapatkan seorang sahabat melalui kesusahan & kesedihan bila dibandingkan dengan cinta yang berdasarkan kebahagiaan & kesenangan, jauh lebih mendalam & terpercaya.

Ungkapan tersebut memang benar adanya.

Karena seorang sahabat akan selalu ada disaat kita membutuhkan.

Dia akan bersedia mendengarkan segala keluh kesah kita.

Mengingatkan kita saat khilaf.

Menyayangi kita dengan tulus.

Mendoakan kita saat mendapat musibah.

Dan mengharapkan yang terbaik untuk kita.

 


MINGGU SERU

minggu kemarin dapet pengalaman baru.

awalnya cuma asal nyeletuk aja idenya ehhh g taunya terwujud.

gara- gara mbak lila pengen keramik lantai kamar mandi yg pecah diganti trus aku bilang ya dah diganti aja tuh pake batu2 yg ada di taman biar kliatan beda.

eh tanpa basa basi lgsg aj aku di suruh bongkar keramik lantai kamar mandi…

baru pertama kali seumur hidupku ini bongkar lantai kamar mandi pake linggis dgn berbagai alat yg aku g tau namanya dan berat bawanya .

ternyata susah juga kerjainnya padahal kliatannya sepele.

awalnya beberapa kali tangan kiriku kena pukulan paluku .. :(   sakit sich

tp tetep semangat “njugili” keramiknya!!

untung aj kakak iparku ikut bantuin nyari bahan2 ma ngadukin semen utk masang batu2 tamannya…

ya berdua kerja bakti demi mewujudkan harapan mbakku… ;)

fiuuuuuuhhh capek juga ternyata setengah hari jadi “tukang batu” (walau amatiran hehe) mulai njugil keramik, ngangkutin adonan semen, ngangkatin batu2 de el el…

tp puassss setelah liat hasilnya… lumayanlah ^_^

btw ada yg mo order?? he heehee


Tips untuk mengendalikan marah

1.Membaca ta’awwudz.

Ada kalimat kalau diucapkan niscaya akan hilang kemarahan seseorang yaitu     a’udzu billahi minasy-syaithonirrojiim.” (HR. Bukhari Muslim ).

2.Berwudhu.

Rasulullah bersabda “kemarahan itu dari syetan,sedangkan syetan tercipta dari api.

Api hanya bisa padam dengan air, maka kalau kalian marah berwudhulah .(HR. Abu Dawud).

3.Duduk.

Dalam sebuah hadist dikatakan :”kalau kalian mendapati marah dalam keadaan berdiri.Maka duduklah.kalau kalian mendapati marah dalam keadaan dalam keadan duduk maka tidurlah ( HR. Abu Dawud).

4.Diam.

Ajarilah (orang lain ),mudahkanlah, jangan mempersulit, kalau kalian marah maka diamlah .(HR. Ahmad).

5.Bersujud.

Ketauhilah sesungguhnya marah itu dari bara api dalam hati manusia.tidaklah engkau melihat merahnya kedua matanya dan tegangnya urat darah di lehernya?maka barang siapa mendapatkan hal itu maka hendaklah ia menempelkan tubuhnya ke tanah.(HR.Tirmidzi).


Nyaris….

Alhamdulillah ….

terima kasih ya Allah atas perlindunganmu sehingga hamba selamat dari kecelakaan tadi pagi :)

seperti biasanya tiap pagi aku berangkat ke kantor bareng dengan keponakanku hanif.

hari ini kami berangkat lebih awal karena mau ke pom bensin .kebetulan pagi ini udaranya agak dingin jadi aku pun pelan naik motornya.

sekitar 1oo m keluar dari pintu gerbang perumahan aku mendengar bunyi krek krek krek dari motor bagian belakang .saat itu kupikir ada yg ga beres sama motorku.

lalu aku tanya hanif “bunyi apa itu?”

dia bilang “bunyi ini ..”sambil ngliatin kakinya di pijakan motor.

saat aku melihat ke arah kaki hanif …..Ya Allah tanpa aku sadari motor mengarah ke seberang jalan dan hampir masuk ke sawah.secepat mungkin aku mencoba menstabilkan arah motor dan ternyata di depanku ada gundukan tanah…otomotis motor jd oleng

saat itu aku panik karena kulihat hanif hampir terjatuh.Alhamdulillah aku berhasil mengerem motorku.saat baru tersadar dari keadaan yg serba mendadak itu aku di kejutkan suara polisi dari dalam mobilnya “bu , jangan ngebut !!kasian anaknya!!”
dalam hati siapa yg ngebut lha wong orang masih kaget gara2 mau jatuh…

untungnya ada 2 orang yg melihat kejadian itu dan membantuku ngasih penjelasan ke pak polisi ( yg g tanya sebabnya tp asal bentak aja…bikin sebel ).Astaghfirullah…

Alhamdulillah kami baik-baik saja …beruntung kami saat kejadian jalanan masih sepi.


ember arang

Suatu cerita yang indah:

 

 

Seorang Kakek (seoarang Muslim) hidup di suatu perkebunan

di suatu pegunungan sebelah timur Negara bagian

Kentucky (Amerika) dengan cucu lelakinya yg masih muda.

 

Setiap pagi Kakek bangun lebih awal dan membaca Quran di meja

makan di dapurnya. Cucu lelaki nya ingin sekali

menjadi seperti kakeknya dan mencoba untuk menirunya

dalam cara apapun semampunya. Suatu hari sang cucu nya

bertanya, ” Kakek! Aku mencoba untuk membaca Qur’an

seperti yang kakek lakukan tetapi aku tidak

memahaminya, dan apa yang aku pahami aku lupakan

secepat aku menutup buku. Apa sih kebaikan dari

membaca Qur’an?”

 

Dengan tenang sang Kakek dengan mengambil keranjang

tempat arang, memutar sambil melobangi keranjang nya

ia menjawab, ” Bawa keranjang ini ke sungai dan bawa

kemari lagi penuhi dengan air.”

Maka sang cucu melakukan seperti yang diperintahkan

kakek, tetapi semua air habis menetes sebelum tiba di

depan rumahnya.

 

Kakek tertawa dan berkata, “Lain kali kamu harus

melakukukannya lebih cepat lagi,” Maka ia menyuruh

cucunya kembali ke sungai dengan keranjang tsb untuk

dicoba lagi. Sang cucu berlari lebih cepat, tetapi

tetap, lagi2 keranjangnya kosong sebelum ia tiba di

depan rumah. Dengan terengah-engah, ia berkata kepada

kakek nya bahwa mustahil membawa air dari sungai

dengan keranjang yang sudah dibolongi, maka sang cucu

mengambil ember sebagai gantinya.

 

Sang kakek berkata, ” Aku tidak mau ember itu; aku

hanya mau keranjang arang itu. Ayolah, usaha kamu

kurang cukup,” maka sang kakek pergi ke luar pintu

untuk mengamati usaha cucu laki-lakinya itu. Cucu nya

yakin sekali bahwa hal itu mustahil, tetapi ia tetap

ingin menunjukkan kepada kakek nya, biar sekalipun ia

berlari secepat-cepatnya, air tetap akan bocor keluar

sebelum ia sampai ke rumah.

 

Sekali lagi sang cucu mengambil air ke dalam sungai

dan berlari sekuat tenaga menghampiri kakek, tetapi

ketika ia sampai didepan kakek keranjang sudah kosong

lagi. Sambil terengah-engah ia berkata, ” Lihat Kek,

percuma!”

 

” Jadi kamu pikir percuma?” Jawab kakek.

Kakek berkata, ” Lihatlah keranjangnya.”

Sang cucu menurut, melihat ke dalam keranjangnya dan

untuk pertama kalinya menyadari bahwa keranjang itu

sekarang berbeda. Keranjang itu telah berubah dari

keranjang arang yang tua kotor dan kini bersih, luar

dalam.

“Cucuku, hal itulah yang terjadi ketika kamu membaca

Qur’an. Kamu tidak bisa memahami atau ingat segalanya,

tetapi ketika kamu membaca nya lagi, kamu akan

berubah, luar dalam. Itu adalah karunia dari Allah di

dalam hidup kita.”

Jika kamu merasa email ini patut dibaca, maka

lanjutkanlah ke teman-temanmu.

 

Seperti sabda Nabi Muhammad (SAW) :

” Bagi siapa saja yang membawa kebaikan maka akan

mendapat ganjarannya”

Sesungguhnya, hanya dengan mengingat Allah, hati akan tenang

 

Sepenggal kata mutiara

“Teman yang baik adalah seseorang yang dapat berkata BENAR kepada kita,

dan bukan orang yang selalu MEMBENAR-BENARKAN perkataan kita, tanpa koreksi dan NASIHAT.”

 

sumber : email dr teman